Cantik dari Hati Bukan dari Mata

Saat mataku tenggelam dalam godaan
Saat sanubariku hancur karena kecantikan
Akankah langkah ini tetap setia padamu
Atau pergi meninggalkan sejuta kenangan itu

Aku takut jika ini akan salah
Aku takut jika ini membuatku berubah
Aku takut jika ini akan membuatku hancur
Aku takut jika ini akan membuat cita-cita cintaku kabur

Aku tak ingin membuatmu menangis
Aku ingin membuatmu selalu tersenyum
Sebab kau bidadari yang selalu indah di dalam sanubariku
Sedangkan ia bidadari yang indah dari mata indahku

Tuha…n ! hanya  engkau yang tau yang terbaik untukku
Terbaik untuk iman dan takwaku yang hanya secuil debu
Aku butuh seorang makmum yang selalu menguatkanku
Menguatkanku dengan senyuman iman dan keta’dzimanya untukku

Tuhanku yang maha mulia, maha bijaksana dan penguasa alam semesta
Aku ingin menjadi penjaga agamamu dengan serpihan tulang rusukku
Oleh sebab itu tunjukkan aku bidadari yang terjelma dari tulang rusuk itu
Bukan ia yang terlalu cantik parasnya dan membuatku bernafsu
Tapi ia yang cantik hati dan parasnya dan membuatku bersyukur selalu

–(Voice Dew)–

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *